Monitoring
Coklit ,Masih Ada Pemilih Ganda
Pemalang, Sabtu,25 Juli 2015. Pelaksanaan pemutakhiran data
pemilih yang dimulai 15 Juli sampai 19 Agustus 2015, ternyata tidak semulus
sesuai tahapan. Hal ini didasari oleh realitas bahwa masa berlebaran sangat berpengaruh
pada kinerja PPDP ,PPS dan PPL. Tidak maksimal bahkan ada yang baru bergerak
untuk mendatangi pemilih setelah usai lebaran ketupat. Selama dilakukan
monitoring terungkap bahwa tidak semua PPL bisa berjalan bareng dengan PPDP
karena alasan masih lebaran bahkan ada alasan karena faktor keamanan seperti di
dua dukuh Alang-Alang Ombo dan dukuh Sipring desa Jatingarang kecamatan Bodeh
sebagaimana dikatakan ketua Panwas Kecamatan Bodeh, Puji Rahayu.
Monitoring yang
dilakukan anggota Panwaskab Safrudin HS,S.IP bersama Panwascam Ulujami Ipuk
Tuflihah, SE di desa Pamutih ditemuan
data berdasarkan penuturan anggota PPL Desa Pamutih Budi Hastuti sebagai
berikut :
|
No
|
Kategori Pemilih
|
Jumlah
|
|
1
|
Pemilih ganda
|
19
|
|
2
|
Pemilih Meninggal dunia
|
36
|
|
3
|
Pemilih Pindah domisili
|
8
|
|
4
|
Pemilih karena perubahan status TNI/Polri
|
2
|
|
5
|
Pemilih baru
|
19
|
|
6
|
Pemilih dibawah umur
|
21
|
|
7
|
Pemilih TMS
|
86
|
|
|
|
|
Data diatas menunjukkan adanya dinamika yang baik, artinya
dengan jumlah pemilih sementara sebanyak 7.355 kemudian ada varian pemilih yang
harus dicoret dan dikoreksi oleh PPDP berdasarkan coklit. Adanya pemilih ganda
sebanyak 19 orang menunjukkan bahwa DP4 yang diterima KPU masih bermasalah dan
ini harus mendapat pengawasan yang serius dari Panwas semua tingkatan. Pemilih
dibawah umur masih ditemukan masuk dalam daftar pemlih masih bisa diperdebatkan,
Hal ini mungkin disebabkan kurang teliti dalam melihat tanggal dan bulan
kelahiran sampai tanggal pemungutan suara 9 Desember 2015, atau mungkin mereka
sudah menikah .
Kendala coklit juga ditemukan didesa Sukorejo dan
Wiyorowetan Kecamatan Ulujami , sebagaimana dituturkan PPL Afifah,S,Ag dan
Citra Yunita,S,Hi yaitu alamat yang tidak jelas dalam daftar pemilih. Di kecamatan
Ampelgading , dari 16 desa , 4 desa PPDP
nya kurang maksimal, sehingga para PPL belum bisa mengakses perkembangan coklit
minimal diminggu pertama sesuai tahapan mutarlih. Pesan anggota Panwaskab
Safrudin HS kepada para PPL untuk serius dalam pengawasan dan terus
berkoordinasi dengan PPS dan PPDP. (Saf)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar